<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dwikaputra.com</title>
	<atom:link href="http://www.dwikaputra.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.dwikaputra.com</link>
	<description>My Thoughts, My Rule</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Feb 2012 15:45:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Santai, hidup masih panjang&#8230;</title>
		<link>http://www.dwikaputra.com/2012/02/15/santai-hidup-masih-panjang/</link>
		<comments>http://www.dwikaputra.com/2012/02/15/santai-hidup-masih-panjang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Feb 2012 15:37:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keigoblast</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dwikaputra.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Bro, hidup santai aja, hidup kita tuh bukan kayak balapan&#8221;, begitu kata temen gw. Dia bilang, hidup gw terlalu dibawa serius, seolah gw pengen jadi yang nomor satu terus. Well, gw ga bilang itu salah, kayaknya memang demikian. Dan ternyata, gw setuju, hidup bukan kayak balapan. Buktinya nggak semua orang mau jadi yang pertama sampe &#8230; <a class="read-excerpt" href="http://www.dwikaputra.com/2012/02/15/santai-hidup-masih-panjang/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Bro, hidup santai aja, hidup kita tuh bukan kayak balapan&#8221;, begitu kata temen gw. Dia bilang, hidup gw terlalu dibawa serius, seolah gw pengen jadi yang nomor satu terus. Well, gw ga bilang itu salah, kayaknya memang demikian.</p>
<p>Dan ternyata, gw setuju, hidup bukan kayak balapan. Buktinya nggak semua orang mau jadi yang pertama sampe finish, kan? Siapa sih yang mau berlomba-lomba untuk mati?</p>
<p>Filosofi ini gw bawa ke beberapa teman-teman gw yang lain, termasuk ke seorang teman yang cukup bijaksana menurut gw. Dan, hasil diskusi itu cukup mengejutkan, gw berubah pikiran, hidup ini balapan.</p>
<p>Ternyata, cuma masalah sudut pandang. Gw menganggap &#8220;garis finish&#8221; adalah ketika kita berpindah dunia, dari alam fana ke alam baka. Tapi, hasil diskusi ini, &#8220;garis finish&#8221; itu adalah ketika kita berpindah dari tahap &#8220;mencari&#8221; ke tahap &#8220;mempertahankan&#8221;.</p>
<p>Ketika kita masih &#8220;mencari&#8221; kebahagiaan, itu berarti kita masih beradu dengan orang lain, dan kompetisi itu sah. Terkadang, kita kalah di kompetisi, tersusul dari belakang, atau malah jatuh. Ya, ini maklum, namanya juga kompetisi.</p>
<p>Terus gw berpikir lagi, apa hidup tujuannya cuma satu? Nggak. Gw mencari banyak hal di dunia ini. Tapi ya secara sadar maupun tidak, hidup kita terdiri dari banyak balapan, bukan hanya satu. Dan untuk menuju balapan berikutnya, gw harus menyelesaikan balapan yang ada saat ini.</p>
<p>Tapi ingat, selama kita menjalankan balapan, hasil dari balapan-balapan sebelumnya harus selalu kita pertahankan, karena sebagaimana gw bilang sebelumnya, finish itu ketika kita berubah dari mencari menjadi mempertahankan.  Dan menurut gw pribadi, keberhasilan kita dalam hidup justru baru dilihat dari berapa banyak hal yang kita berhasil pertahankan.</p>
<p>Sadly, i failed to hold what i found most dear in my life.  And i felt like i lost the race.</p>
<p>Well, i hope i don&#8217;t.</p>
<div style="clear:both;margin-bottom:5px;">
				<a href="http://twitter.com/share?url=http://www.dwikaputra.com/2012/02/15/santai-hidup-masih-panjang/&text=Santai, hidup masih panjang..." target="_blank" title="Click here if you liked this article">
					<img src="http://www.dwikaputra.com/wp-content/plugins/twitter-plugin/images/twitt.gif" alt="Twitt" />
				</a>
			</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dwikaputra.com/2012/02/15/santai-hidup-masih-panjang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Valentine</title>
		<link>http://www.dwikaputra.com/2012/02/14/valentine/</link>
		<comments>http://www.dwikaputra.com/2012/02/14/valentine/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Feb 2012 08:28:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keigoblast</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dwikaputra.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Selamat hari kasih sayang, atau lebih dikenal dengan seruan &#8220;Happy Valentine&#8217;s Day&#8221;. Sebenarnya, banyak pro dan kontra tentang hari ini.  Ada yang bilang, wajib dirayakan, karena bagaimanapun ini adalah satu hari dalam setahun di mana setiap orang dapat menunjukkan rasa kasih sayangnya terhadap orang-orang yang dicintai, terutama soal asmara.  Sebentar, sepertinya ada yang salah, &#8220;DAPAT&#8221;? &#8230; <a class="read-excerpt" href="http://www.dwikaputra.com/2012/02/14/valentine/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat hari kasih sayang, atau lebih dikenal dengan seruan &#8220;Happy Valentine&#8217;s Day&#8221;.</p>
<p>Sebenarnya, banyak pro dan kontra tentang hari ini.  Ada yang bilang, wajib dirayakan, karena bagaimanapun ini adalah satu hari dalam setahun di mana setiap orang dapat menunjukkan rasa kasih sayangnya terhadap orang-orang yang dicintai, terutama soal asmara.  Sebentar, sepertinya ada yang salah, &#8220;DAPAT&#8221;?  bukankah setiap hari kita juga DAPAT menunjukkan rasa kasih sayang itu?</p>
<p>Ada lagi yang menganut faham &#8220;Everyday&#8217;s Valentine&#8221;, di mana menurut mereka, kasih sayang dapat ditunjukkan setiap hari.  Lalu, mana yang benar?</p>
<p>Keduanya.  tidak ada yang salah, tidak ada yang benar.  Menurut gw pribadi, Valentine itu cuma suatu hari peringatan, yang sejarahnya cukup panjang (coba google deh, biasanya manjur), di mana orang menunjukkan kasih sayangnya.  Kapitalisme dan budaya barat lah yang membawa kebiasaan wanita memberikan coklat kepada pria, dan pria memberi boneka atau bunga sebagai balasan.  Kebiasaan yang lebih modern, mungkin candlelight dinner (meskipun malah jadi seperti kembali ke masa lalu, karena sekarang kan sudah ada lampu? :p)</p>
<p>Kembali, menurut gw pribadi, sama seperti ulang tahun, hari Valentine itu sebuah hari yang dibesarkan, daripada hari-hari lainnya, meskipun kenyataannya sama, tidak ada yang khusus atau spesial.  Seperti setiap hari, kita bertambah tua, bukan?  Tetapi mengapa hanya pada pertambahan 1 hari yang ke 365 (atau 366 jika kabisat) yang dirayakan?  Karena kita, manusia, mudah lupa.  Itu pendapat gw.  Hari seperti Valentine, hari ulang tahun, atau hari ibu, adalah suatu pengingat, bahwa ada suatu hal yang pantas dirayakan.  Jika tanpa pengingat ini, mungkin ada orang yang tidak pernah berterima kasih secara khusus kepada ibunya di hari ibu, atau tidak pernah mengucap syukur akan bertambahnya usianya.  Sesederhana itu, menurut gw.</p>
<p>Lagipula, apa sih salahnya ada satu hari yang kita &#8220;agungkan&#8221; sebagai hari kasih sayang?  Banyak hal yang bisa di-trigger oleh Valentine&#8217;s day, mungkin ada pasangan yang akhirnya berani memproklamirkan diri sebagai pasangan (supaya mudah diingat, jadiannya dirayakan sedunia :p), atau ada orang yang akhirnya berani menyatakan cintanya kepada sang pujaan, tanpa peduli hasilnya.  Karena manusia itu pada dasarnya makhluk pemalas, selalu membutuhkan pengingat atau pemicu sebelum melakukan sesuatu, meskipun hal yang dilakukan itu akan membawa manfaat yang sangat baik.</p>
<p>Jadi, merayakan Valentine nggak nih?  Ya terserah.  Kalo gw sih&#8230;. *sinyal ilang*</p>
<p>See you next post&#8230; <img src='http://www.dwikaputra.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<div style="clear:both;margin-bottom:5px;">
				<a href="http://twitter.com/share?url=http://www.dwikaputra.com/2012/02/14/valentine/&text=Valentine" target="_blank" title="Click here if you liked this article">
					<img src="http://www.dwikaputra.com/wp-content/plugins/twitter-plugin/images/twitt.gif" alt="Twitt" />
				</a>
			</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dwikaputra.com/2012/02/14/valentine/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>My Daily Coffee</title>
		<link>http://www.dwikaputra.com/2012/02/13/my-daily-coffee/</link>
		<comments>http://www.dwikaputra.com/2012/02/13/my-daily-coffee/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Feb 2012 08:58:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keigoblast</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dwikaputra.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Kopi. Entah sejak kapan, gue tergila-gila sama minuman yang satu ini. Setiap jenisnya, punya kenikmatan masing-masing. Dari kopi instan yang rasanya manis dan after-taste nya kurang mengenakkan, sampai ke kopi yang eksklusif (baca: mahal) dan meninggalkan rasa yang memanja lidah. Gue sampai merasa, kalau hari gue belum dimulai dengan secangkir (atau kadang-kadang segelas) kopi, gue ga &#8230; <a class="read-excerpt" href="http://www.dwikaputra.com/2012/02/13/my-daily-coffee/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kopi.</p>
<p>Entah sejak kapan, gue tergila-gila sama minuman yang satu ini.</p>
<p>Setiap jenisnya, punya kenikmatan masing-masing. Dari kopi instan yang rasanya manis dan after-taste nya kurang mengenakkan, sampai ke kopi yang eksklusif (baca: mahal) dan meninggalkan rasa yang memanja lidah.</p>
<p>Gue sampai merasa, kalau hari gue belum dimulai dengan secangkir (atau kadang-kadang segelas) kopi, gue ga bisa berfungsi secara baik dan benar.  Sampai suatu hari, salah satu sahabat gue nanya, &#8220;Dwik, kopi itu kalau setiap hari, bukannya malah merusak pencernaan?&#8221;  Well, gue ga peduli.  Kenyataannya, setiap hari gue yang dimulai dengan kopi, berjalan dengan baik; dan sebaliknya.  Dia kembali bilang, &#8220;itu namanya sugesti.  Khasiat itu ada semata-mata karena lu berpikir demikian.&#8221;</p>
<p>Gue cuma tertawa.  Sok tahu, pikir gue.</p>
<p>Tapi, sekarang gue mulai berpikir.  Bukankah sebelum gue tergila-gila sama kopi, gue bisa berfungsi dengan benar?  Dan banyak juga kok hasilnya, gak kalah dengan yang gue hasilkan sekarang.</p>
<p>Kemudian, gue mulai menganalogikan kopi sebagai hubungan asmara, terutama setelah gue baca tweet-tweet @radityadika tentang kopi pertamanya setiap hari.</p>
<p>Kopi, kalau kita analogikan sebagai cinta, ternyata banyak persamaannya.  Anggaplah kopi itu sebuah hubungan.  Ada hubungan yang terasa manis, pahit, keras, panas, dingin, dan lain sebagainya.  Sebelum meminum kopi, kita tahu terlebih dahulu jenis kopinya, dan kita punya ekspektasi, akan seperti apa rasa kopi itu.  Dan ekspektasi ini, tentu tidak selalu benar.  Rasa yang ditinggalkan setelah kita selesai minum, mungkin itu yang namanya kenangan.  Kenangan yang membuat kita kangen akan kopi yang sama, atau justru kenangan yang membuat kita ingin buru-buru berkumur dan membuangnya dari mulut kita.  Dan menurut gue, ini sah-sah saja.</p>
<p>Gue punya seorang OB di kantor nyokap, yang selalu minum kopi yang sama, dengan cara yang sama, setiap pagi.  Kopi seharga kira-kira dua ribu rupiah per gelas.  Suatu hari, gue bawain dia kopi luwak, karena itu traktiran dari bos gue, dan gue lagi ga bisa minum kopi karena sakit perut.  Dan kopi mahal itu, dibuang sama dia setelah dicicip, menurutnya gak enak.</p>
<p>Well, bukankah cinta juga sama?  <strong>Doesn&#8217;t matter how perfect someone is to the world, we are looking for someone perfect to us</strong>.  Meskipun secangkir kopi seharga dua ribu rupiah mungkin hanya menjadi bahan tertawaan para aristokrat, toh kopi luwak yang mereka banggakan bisa jadi cuma sampah bagi sebagian orang.  It&#8217;s all about personal preference, and you can not force your choice.</p>
<p>Buat gue, cinta itu masalah pilihan.  Cinta itu suatu hal yang sulit untuk dibuatkan sebuah ukuran.  &#8221;Megan Fox itu cantik banget! Dan itu universal!&#8221;  Setuju.  Itu yang gue sebut &#8220;ekspektasi&#8221;.  Tapi ya, kita ga akan pernah tahu nilai secangkir kopi untuk kita masing-masing sebelum kita mencobanya sendiri.  <strong>Sometimes, what looks good outside, does not live to the expectation we made.  </strong></p>
<p>Seperti sekarang.  Gue sering bercerita kepada teman-teman gue, gue kangen.  Dan mereka bilang, &#8220;jangan dipikirin, lu kangen hanya karena lu mikirin terus.&#8221;  Itu masalahnya, kenangan yang ditinggalkan oleh sang &#8220;dia&#8221;, adalah jenis kenangan yang selalu membawa gue untuk ingin kembali.  Meskipun cuma sekadar melihat dari jauh.  Mungkin kalau diibaratkan kopi, gue udah ngerasa cukup senang dengan mencium aromanya.  Haha.</p>
<p>Well, time to go.</p>
<p>See you next post.</p>
<div style="clear:both;margin-bottom:5px;">
				<a href="http://twitter.com/share?url=http://www.dwikaputra.com/2012/02/13/my-daily-coffee/&text=My Daily Coffee" target="_blank" title="Click here if you liked this article">
					<img src="http://www.dwikaputra.com/wp-content/plugins/twitter-plugin/images/twitt.gif" alt="Twitt" />
				</a>
			</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dwikaputra.com/2012/02/13/my-daily-coffee/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Video Clip Excitement</title>
		<link>http://www.dwikaputra.com/2011/11/30/video-clip-excitement/</link>
		<comments>http://www.dwikaputra.com/2011/11/30/video-clip-excitement/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Nov 2011 04:17:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keigoblast</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[Solo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dwikaputra.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[I am in a quite high level of excitement right now, because one of my song, &#8220;Made My Day&#8221;, is going to have a video clip shot! The ones making it are the guys from GraphConn (http://www.graphconn.com), super great guys.  Will do the post updates soon. Meanwhile, this is the song: Made My Day (Final Version) &#8230; <a class="read-excerpt" href="http://www.dwikaputra.com/2011/11/30/video-clip-excitement/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>I am in a quite high level of excitement right now, because one of my song, &#8220;Made My Day&#8221;, is going to have a video clip shot!</p>
<p>The ones making it are the guys from GraphConn (http://www.graphconn.com), super great guys.  Will do the post updates soon. <img src='http://www.dwikaputra.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Meanwhile, this is the song: <a href="http://www.dwikaputra.com/wp-content/uploads/2011/11/Made-My-Day-Final-Version.mp3">Made My Day (Final Version)<br />
</a></p>
<p>Feel free to download and give me the comment <img src='http://www.dwikaputra.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<div style="clear:both;margin-bottom:5px;">
				<a href="http://twitter.com/share?url=http://www.dwikaputra.com/2011/11/30/video-clip-excitement/&text=Video Clip Excitement" target="_blank" title="Click here if you liked this article">
					<img src="http://www.dwikaputra.com/wp-content/plugins/twitter-plugin/images/twitt.gif" alt="Twitt" />
				</a>
			</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dwikaputra.com/2011/11/30/video-clip-excitement/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
<enclosure url="http://www.dwikaputra.com/wp-content/uploads/2011/11/Made-My-Day-Final-Version.mp3" length="1185169" type="audio/mpeg" />
		</item>
		<item>
		<title>Welcome!</title>
		<link>http://www.dwikaputra.com/2011/11/14/welcome/</link>
		<comments>http://www.dwikaputra.com/2011/11/14/welcome/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Nov 2011 01:31:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keigoblast</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.dwikaputra.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Hi there! Welcome to my (not so) lovely website! Here, i&#8217;ll post everything i think interesting. Ah, i mean interesting for me. (well, i paid for the hosting, didn&#8217;t i? :p) And also, i&#8217;ll post some things related to me, such as my photography (yes, i tried taking some pictures), my music (yes, i do &#8230; <a class="read-excerpt" href="http://www.dwikaputra.com/2011/11/14/welcome/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hi there!</p>
<p>Welcome to my (not so) lovely website!</p>
<p>Here, i&#8217;ll post everything i think interesting.</p>
<p>Ah, i mean interesting <strong>for me</strong>. (well, i paid for the hosting, didn&#8217;t i? :p)</p>
<p>And also, i&#8217;ll post some things related to me, such as my <strong>photography</strong> (yes, i tried taking some pictures), my <strong>music</strong> (yes, i do try to make music), my <strong>blog </strong>(i just like to do some writing), and my most recent activity, <strong>standup</strong> (please don&#8217;t laugh AT me, but laugh WITH me).</p>
<p>I hope you enjoy your stay here.</p>
<p>Adios, amiga!</p>
<div style="clear:both;margin-bottom:5px;">
				<a href="http://twitter.com/share?url=http://www.dwikaputra.com/2011/11/14/welcome/&text=Welcome!" target="_blank" title="Click here if you liked this article">
					<img src="http://www.dwikaputra.com/wp-content/plugins/twitter-plugin/images/twitt.gif" alt="Twitt" />
				</a>
			</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.dwikaputra.com/2011/11/14/welcome/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

